Berita Hukum
Focus Group Discussion (FGD) Hasil Kajian Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Kota Bogor dari Aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota melakukan kajian terkait pembangunan dan pengembangan wilayah dari aspek sosial, ekonomi dan budaya. Kajian dilakukan selama tiga bulan, tim kajian berasal dari mahasiswa program studi perencanaan wilayah dan kota S1 dan S2 di Unpak.
Hasilnya berupa naskah akademik berupa rekomendasi yang bisa digunakan untuk kebijakan pengembangan wilayah Kota Bogor dari aspek sosial, ekonomi dan budaya. Atas dasar hal tersebut maka, diadakanlah Focus Group Discussion (FGD) hasil kajian pembangunan dan pengembangan wilayah Kota Bogor dari aspek sosial, ekonomi, dan budaya.
Bertempat di Gedung Pakuan Siliwangi Lt. 10, Ruang Theater, Universitas Pakuan Kota Bogor. FGD buka oleh Syarifah Sofiah Dwikorawati selaku Sekretaris Daerah, keynote speaker Rudi Mashudi Kepala Bappeda, Sugiarto Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kementrian Dalam Negeri dan Rektor Universitas Pakuan Didik Notosudjono. Peserta FGD ini adalah Lurah Pemerintah Kota Bogor yang memimpin kelurahan yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Bappeda, Bagian Hukum yang diwakili Nuniek Wulandari, dan mahasiswa Universitas Pakuan.
-Media Pers Huk-HAM
2022-10-03
Berita Terpopuler
- bagian hukum dan ham setda kota bogor kembali selenggarakan sosialisasi perturan daerah, rangkul lpm dan organisasi di kota bogor
- bagian hukum dan ham setda kota bogor terima pansus bmd dprd kabupaten bangka selatan
- 57 paralegal posbakum kelurahan kota bogor dikukuhkan, perkuat akses keadilan masyarakat
- bagian hukum dan ham kota bogor raih dua penghargaan pada hari pengayoman ke-81
- pemkot bogor perkuat pemahaman masyarakat tentang jdihn dan jdih kota bogor
- fgd review perwali kota bogor nomor 47 tahun 2019: penguatan regulasi penyelenggaraan gerakan pramuka
- bagian hukum dan ham terima kunjungan kerja setda kota tasikmalaya, perkuat sinergi penyusunan regulasi

