Berita Hukum
Memperingati Hari Kartini, Wali Kota Bogor Resmikan Program “Bogor Nyaah Ka Indung.”
Senin (21/04) lalu, Apel Pagi rutin yang dilaksanakan di Lingkup Balaikota Bogor, menjadi momentum bagi seluruh ASN Wanita di lingkup Balaikota Bogor. Pasalnya, Apel Pagi hari itu dirangkaikan dengan Perayaan Hari Kartini yang tepat pada hari senin, 21 April 2025.
Bertempat di Plaza Balaikota Bogor, Dedie Rachim selaku Wali Kota Bogor menjadi Pembina Apel menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN Wanita di Kota Bogor yang mau mengabdi untuk Kota Bogor tanpa melupakan kodratnya sebagai ibu. "Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN Wanita yang mau mengabdikan dirinya bekerja, mengabdi dan berjuang untuk kesejahteraan, untuk kemaslahatan Kota Bogor, tanpa melupakan jati diri, kodratnya sebagai seorang Ibu meskipun memiliki jabatan tinggi, tetap diharapkan menunjukkan kelembutan dan menjadi sumber kasih sayang utama bagi anak-anaknya.
Selain itu, Dedie menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kota Bogor, Perempuan di Kota Bogor ini mendominasi dari beberapa sektor. "Saya mendapatkan data langsung dari BPS Kota Bogor, Jumlah ASN di Kota Bogor ini justru didominasi oleh Perempuan Sebanyak 52%. artinya Kota Bogor sangat menjunjung tinggi emansipasi wanita. selain itu di Sektor Pendidikan, Sektor Kesehatan juga justru Perempuanlah yang mendominasi sektor tersebut."
Dedie menambahkan, dengan banyaknya jumlah perempuan di kota bogor ini, Keperdulian terhadap Lingkungan Sosial dan Keluarga perlu diperhatikan. "Saya meminta untuk seluruh ASN agar peka terhadap potensi kekerasan dalam rumah tangga. karena Kasus kekerasan tidak hanya dilakukan oleh laki-laki, perempuan juga bisa menjadi pelaku khususnya dari seorang ibu yang berdampak pada psikologis anak-anaknya"
Dalam Kesempatan ini, Wali Kota Bogor Meluncurkan dan Mensahkan Program "Bogor Nyaah Ka Indung" yang ditujukan untuk kaum perempuan yang sudah renta dan tidak berdaya. "Hari Ini, 21 April 2025, Saya Luncurkan Program Bogor Nyaah Ka Indung. yang dimana fokus program ini adalah memberikan perhatian khusus kepada kaum perempuan yang sudah tua, dalam bentuk sembako, kunjungan kasih atau bantuan kecil lainnya dari ASN di wilayah masing-masing. untuk itu saya minta Para Lurah dan OPD untuk identifikasi dan menyampaikan bentuk perhatian tersebut serta didokumentasikan".
Dedie menambahkan program ini akan menjadi program rutin dan akan menjadi dasar perbaikan kebijakan. "hasil identifikasi dan data yang diperoleh dari para Lurah ini nantinya akan dikumpulkan dan membangun Big Data Sosial Kota Bogor yang Akurat, khususnya terkait kemiskinan ekstrem dan difabel". tutup dedie. (RMI)
2025-04-21
Berita Terpopuler
- pemkot bogor penuhi janji sertakan warga menyusun raperwali terkait pemusnahan angkot 20 tahun
- terima mahasiswa magang, bagian hukum dan ham kota bogor: praktik kerja hukum
- polikrisis di tahun 2026, alma wiranta: akui regulasi daerah harus kuat
- jalin silaturahmi dan sinergitas, bawaslu kota bogor kunjungi bagian hukum dan ham setda kota bogor
- bagian hukum dan ham melaksanakan koordinasi dengan penerjemah ditjen pp kementerian hukum terkait alih bahasa produk hukum kota bogor.
- kepala bagian hukum dan ham dampingi wakil wali kota bogor menghadiri kegiatan asia pacific cities alliance for health and development (apсат)
- sekretaris daerah kota bogor kunjungi bagian hukum, kabag hukum dan ham sampaikan penyelamatan potensi kerugian sebesar rp1,29 triliun

